Kamis, 14 Februari 2013

Program Diet Ku


Uda lama nggak nge-posting apa-apa di mari. Hemmm uda jamuran juga ni blog rupanya hahahaha
Well, malam ini ita pengen share sedikit mengenai “Program Diet Ku”. Alkisah, program diet yang ita “jalani” selama ini nggak pernah berhasil sama sekali. Banyak godaan dan bisikan maut yang jujur sangat merusak program diet ita slama ini (jangan terlalu percaya dengan ungkapan “godaan dan bisikan maut” ok? hahahaaa).

Akhir-akhir ini baru deh bener-bener nyadar, klu ini badan emang uda bener-bener harus dikurangin dikit bobot nya. Selain dari udah mulai banyaknya protes dari sana sini, ditambah lagi dengan mulai mengecilnya baju-baju dan celana-celana yang ada di dalam lemari (dan akhirnya, ibu harus rela meminjamkan celana-celana jins dan baju-baju nya buat ita hahahaaa).

Ok .. finally hari ini tgl 14 Feb 2013 mulai deh menjalani diet (semoga kali ini berhasil ya‼). Dan untuk hari ini menu dietnya adalah “Mr. Potato” (jujur, enek banget harus  ngabisin 1 buah kentang yg seukuran bola tenis itu tadi). Tapi emang bener loh, ternyata kentang itu mengenyangkan dan memberikan energi juga buat tubuh. Buktinya ini badan seger-seger aja dari siang ampe malam gini. Cuma jam 9-an malam tadi aja sih lambung mulai agak bertingkah. Terpaksa deh harus makan nasi juga malam-malam gini (tapi yg jelas nasi yg dikonsumsi g banyak sih, paling kurang lebih 2 sendok makan doang).

Setelah makan dan nyantai-nyantai di kamar, iseng-iseng buka laptop dan searching di google tentang manfaat kentang untuk diet. Wow .. ternyata emang bener, kentang emang bagus banget buat diet yang lagi diet sebagati pengganti nasi. Menurut artikel yang ita baca, diet dengan mengkonsumsi kentang selain untuk langsing, juga untuk menurunkan tekanan darah. Dari pada ita capek-capek nulis, mending langsung ita copas aja deh ya artikelnya.


Langsing & Tekanan Darah Turun Berkat Diet Kentang

Jika selama ini Anda merasa berat menjalani diet ketat, saatnya beralih ke diet kentang. Selain tubuh terasa lebih ringan karena berat badan tak lagi naik, tekanan darah juga lebih normal.

Informasi tersebut diperkuat dengan hasil temuan peneliti Scranton University di Pennsylvania, Amerika Serikat. Penelitian menyebutkan dengan mengonsumsi dua porsi kentang dalam sehari dapat menurunkan tekanan darah dan tidak ada lagi penambahan berat badan. Sang peneliti juga menyarankan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan mengonsumsi kentang rebus tanpa mentega atau minyak.

Penelitian tersebut melibatkan 18 pria dan wanita untuk diminta mengonsumsi 6 hingga 8 kentang berukuran bola golf sebagai makan siang dan malam. Setelah sebulan, tekanan darah mereka turun secara signifikan sehingga menurunkan risiko jantung dan stroke. Juga, tidak ada responden yang mengalami kenaikan berat badan. Demikian yang dilansir Dailymail, Minggu (4/9/2011).

Peneliti menambahkan, kentang diketahui hanya mengandung 12 kalori dan baik untuk kesehatan. Idealnya kentang direbus dalam Microwave dengan kulitnya, sebab banyak manfaat yang bisa ditemukan pada kulit kentang seperti menurunkan tekanan darah.


Sumber : blog.indojunkers.com/2011/09/langsing-tekanan-darah-turun-berkat-diet-kentang/


Selasa, 18 Desember 2012

Hargailah Apa Yang Kamu Miliki

Uda lama nggak pernah update blog lagi. Dan ternyata uda lumutan ni blog heheheee
semenjak jadi emak-emak rumah tangga, uda males banget mau ngotak-ngatik ini blog. Eh tapi malam ni ita pengen share kisah inspiratif ni. Copy paste dari FB temen ^_^ (thanks for bang Bayu).


Hargailah Apa Yang Kamu Miliki

Bukan tentang apa yang sudah kau dapat,
Tapi sebanyak apa yang bisa kamu beri..
Pandanglah dengan hati,
Kamu akan mengerti
Bahwa segala sesuatu yang ada,
Selalu punya arti dan pantas dihargai..


Semoga kisah inspirasi kali ini membuat kita lebih menghargai apa yang sudah kita miliki :

Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri. Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.

Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.

Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak suka handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku.

Link Within

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...