Aku memimpikan bulan tadi malam.
Indah ,,,, sungguh indah saat kupandang.
aku tertegun dengan ciptaan Tuhan itu,
bagaimana bisa, sebuah bola raksasa yg berbentuk tak beraturan,
dan tanpa hiasan di dalamnya tampak begitu indah dan anggun
bila di pandang dari kejauhan bumi ku yang lucu ??
Keindahnnya hanya terletak pada balutan jubah putih bercahayanya
yang tlah di berikan Mentari secara diamdiam padanya.
Bahkan tanpa kebaikan Mentari itu,
Kebradaannya takkan seindah saat ini.
Bulan ku,
tidakkah kau sadar akan perhatian Mentari padamu itu ??
dia mencintaimu dgn tulus.
Dengan ketulusannya,
ia berikan cahanya padamu
agar kau di kagumi oleh seluruh insan yang ada bumiku
tanpa pernah pernah tau,
dari manakah sebenarnya asal keindahan yang kau miliki itu.
Dan kau tau bulan ku,
Saat seluruh insan terkesima dengan keindahan mu,
saat itu pula semuanya mengeluh dgn sinar yg dipancarkan mentari pada mereka.
kau bisa lihat kan,
begitu tulusnya mentari.
dia tak pernah berhenti memberikan cahayanya padamu,
padahal dia tau,
kau dikagumi dgn pemberian cahayanya yg indah,
sementara ia yg memiliki cahaya itu malah di cerca dan dihardik sedemikian rupa.
Itulah cinta bulanku,
selalu memberi,
dan tak mengharap kembali.
slalu bahagia disaat yg dicinta bahagia,
dan tetap tersenyum
disaat yg dicinta menangis sebagai modal kekuatan untuknya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar